MUI Sesalkan Pernyataan Menkes

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat menyayangkan dan menyesalkan pernyataan Menkes yang menjamin bahwa vaksin meningitis itu halal dan seolah menuding MUI mengatakan haram tanpa dasar. ”Pernyataan Menkes itu sangat menyakitkan umat Islam. Inilah yang disebut sebagai menteri sekuler,” ungkap Ketua MUI K Amidhan di Jakarta, Senin.

“Pernyataan Menkes sama sekali tidak bijak, tidak menghargai agama. Menkes harus mencabut statemennya, mungkin pengetahuan dia terhadap agama perlu di….,” tegas Amidhan.

Lebih lanjut Amidhan mengatakan, soal halal haramnya sesuatu, termasuk vaksin, itu domainnya MUI dan bukan domain dari Depkes atau Menkes. ”Termasuk vaksin, untuk yang mengatakan halal atau haramnya, itu domainnya atau otoritasnya MUI. Jadi bukan Depkes seperti yang dikatakan oleh Menkesnya,” ungkap Amidhan.
”Soal babi itu haram, domainnya MUI, itu sebenarnya tidak hanya MUI. Semua umat Islam, mengetahui kalau babi itu haram. Karena sudah jelas sekali itu di Alquran. Yang jadi persoalan itu justru ada pada vaksin itu. Karena pada hadist Rasulullah jelas dikatakan bahwa yang halal itu jelas dan yang haram itu juga jelas,” tambahnya.

Amidhan mengakui, bahwa MUI sepakat menegaskan bahwa vaksin meningitis tidak halal, bukannya tanpa dasar. ”MUI ini untuk menetapkan vaksin itu haram atau tidak halal, bukannya tidak berdasar. Kita kan punya auditor, pemeriksa, ahli yang mengetahui itu. kami punya banyak ahli bahkan profesor juga. Ahli kita yang di komisi fatwa itu yang melaporkan bahwa vaksin itu berinteraksi atau berkontaminasi dengan babi,” kata Amidhan.

Belum lagi menurut Amidhan, justru pengakuan datang dari pihak produsen vaksin dan Depkes, bahwa memang dalam proses produksinya, vaksin meningitis itu bersentuhan atau menggunakan enzim babi. ”Pernyataan dan pengakuan dari mereka inilah yang kemudian menguatkan kami untuk sepakat bahwa vaksin meningitis itu tidak halal,” katanya.

Menurut Amidhan, pihak MUI sendiri belum memfatwakan, karena masih menunggu jawaban dari pemerintah Arab Saudi soal kemungkinan tidak diwajibkannya vaksin meningitis tersebut. Ia menambahkan pihaknya banyak mendapatkan sms dari masyarakat yang meminta agar Menkes Siti Fadillah Supari itu untuk mundur dari jabatannya saja.

sumber berita dari sini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: