Isi Ilmu Kebal, Banser Pasang Badan Hadapi FPI

Isu penyerangan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap tokoh NU membuat telinga Banser di Kabupaten Mojokerto panas. Mereka mulai menyiapkan ilmu kebal untuk menghadapi FPI.

Rabu sore tadi (4/6/2008), sedikitnya 12 anggota Banser baru saja mengisi ilmu kebal di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. Rencananya, ilmu kebal ini juga akan diberikan kepada 8.000 anggota Banser lainnya yang tersebar di semua kecamatan.

Pengisian ilmu kekebalan tubuh bagi anggota Banser itu dilakukan di sebuah musala dan dipandu oleh H Muhammad Ilyas serta Mbah Suwarno.

Dua tokoh tersebut selama ini dikenal sangat ahli mengisi ilmu kekebalan bagi anggota Banser yang ada di Mojokerto.

“Islam memang tak mengajarkan kesombongan. Dan kita bukan mau mencari lawan. Tapi kalau ada lawan, pantang bagi kita untuk lari,” kata H Muhammad Ilyas didepan 12 Banser yang baru saja diisi ilmu.

Prosesi pengisian ilmu kebal diawali dengan wudlu dan dilanjutkan dengan menulis rajah di punggung masing-masing anggota Banser. Setelah diberi air putih serta beberapa bacaan doa, dalam sekejap anggota Banser sudah kebal tubuhnya.

Merekapun langsung menguji kesaktian ilmu ini. Beberapa jarum ditusuk-tusuk ditubuh mereka, dan sama sekali tak terdengar kesakitan dari anggota Banser itu. ”Bukan hanya jarum saja yang kebal, pedangpun nantinya tak akan mempan dengan kulit mereka,” tegas Mbah Suwarno.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Heri Ermawan mengatakan, untuk sementara memang hanya 12 Banser yang dibekali ilmu kebal. Selanjutnya, langkah ini akan dilakukan kepada sekitar 8.000 anggota Banser lainnya.

”Untuk 12 Banser ini merupakan tahap awal. Selanjutnya, semua banser akan kita bekali ilmu serupa di masing-masing kecamatan secara bergilir,” terang Heri.

Menurut dia, langkah ini dilakukan hanya untuk antisipasi. Ia mengaku, jika semua Banser yang ada telah diisi ilmu kebal ini, pihaknya akan siap memberangkatkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

”Tinggal nunggu intruksi saja jika semua sudah terisi. Kami akan bela mati-matian,” tegasnya.

Ia mengelak jika dikatakan sombong menghadapi FPI. Menurutnya, langkah mengisi ilmu kebal ini hanya untuk mengingatkan kelompok pimpinan Habib Rizieq itu. ”Kita hanya mengingatkan saja, dan untuk menegakkan kebenaran. Kalau mereka kembali seperti itu, kita siap meladeni,” tantangnya.

berita ini saya ambil dari sini

Pendapat saya tentang berita ini : untuk menghadapi FPI aja kok pke ilmu ??? tujuannya untuk apa??? untuk menang kah?? TANYA KENAPA???

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Pendapat saya tentang pertanyaan KENAPA diatas adalah kelompok yang dihadapi Banser bukan cendikiawan atau ilmuwan tapi sekelompok orang yang menggunakan berbagai jenis senjata seperti yang kita lihat di media tv. Kekebalan diri lebih bersifat untuk mempertahankan diri dari ketajaman senjata. Apa yang mereka lakukan adalah sebagai antisipasi terhadap segala kemugkinan yang paling buruk. Tapi saya yakin pemerintah tidak akan membiarkan kemungkinan2 buruk itu sampai terjadi karena akan merugikan banyak pihak termasuk masyarakat umum.

    Dan kita juga jangan lupa bahwa peranan sebuah loyalitas terhadap pemimpin sangat besar didalam sebuah organisasi yang mapan. Dan ini menyangkut harga diri ketika merasa pemimpin mereka dilecehkan. Jadi adalah naif kalau kita bertanya mengapa mereka harus bertindak seperti itu.

    Oleh karena itulah, pemerintah melalui aparatnya harus segera menyelesaikan masalah ini sebelum timbul korban massal. Keadaan bangsa ini sudah begitu terpuruk, masa harus ditambah lagi dengan keterpurukan2 baru lagi. Kapan kita merdeka dalam arti yang sebenarnya? Termasuk merdeka dalam menentukan pilihan keyakinan yang kita anut dalam beragama tanpa harus diusik oleh pihak lain dengan mengatasnamakan label agama juga. Ini masalah hak asasi setiap manusia yang telah diberikan oleh Sang Pencipta kepada kita. Salah atau benar hanya Ia yang lebih mengetahui dan berwewenang untuk mengadilinya. Semoga kejadian monas menjadi sebuah pembelajaran lagi buat kita dan hendaknya semua pihak bisa lebih bijak dan dapat meredam api kemarahan yang sewaktu2 bisa membakar kesatuan dan keutuhan kita sebagai sebuah bangsa besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: