<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Inspirasi Q &#187; Ilmu</title>
	<atom:link href="http://faizsyafa.wordpress.com/tag/ilmu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://faizsyafa.wordpress.com</link>
	<description>Berbagi ilmu itu indah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Jun 2009 19:05:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='faizsyafa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/a46d452a8f4742feb6a142a2a22e9726?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Inspirasi Q &#187; Ilmu</title>
		<link>http://faizsyafa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://faizsyafa.wordpress.com/osd.xml" title="Inspirasi Q" />
		<item>
		<title>Ibnu Sina, Bapak Kedokteran Dunia</title>
		<link>http://faizsyafa.wordpress.com/2009/06/14/ibnu-sina-bapak-kedokteran-dunia/</link>
		<comments>http://faizsyafa.wordpress.com/2009/06/14/ibnu-sina-bapak-kedokteran-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 22:44:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faiz Izzur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh islam]]></category>
		<category><![CDATA[afsyanah]]></category>
		<category><![CDATA[al-biruni]]></category>
		<category><![CDATA[al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[anatomi]]></category>
		<category><![CDATA[astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[avicenna]]></category>
		<category><![CDATA[ayat-ayat al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[balkh korasan]]></category>
		<category><![CDATA[dinasti samaniah]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[filsuf]]></category>
		<category><![CDATA[fisika]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[geometri]]></category>
		<category><![CDATA[hari duka]]></category>
		<category><![CDATA[ibnu sina]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[ilmuwan]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[jurjan]]></category>
		<category><![CDATA[karya]]></category>
		<category><![CDATA[logika]]></category>
		<category><![CDATA[matematika]]></category>
		<category><![CDATA[metafisika]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[nur bin mansur]]></category>
		<category><![CDATA[pathologi]]></category>
		<category><![CDATA[pedoman]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[predikat]]></category>
		<category><![CDATA[produktif]]></category>
		<category><![CDATA[Qanun fi thabib]]></category>
		<category><![CDATA[raja]]></category>
		<category><![CDATA[sastrawan]]></category>
		<category><![CDATA[spektakuler]]></category>
		<category><![CDATA[timur - tengah]]></category>
		<category><![CDATA[ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizsyafa.wordpress.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Dialah yang mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia secara lengkap untuk pertama kalinya.

Dunia Islam memanggilnya dengan nama Ibnu Sina. Namun di kalang an orangorang Barat, ia dikenal dengan panggil an Avicenna. Ia merupakan seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter pada abad ke-10. Selain itu, Ia juga dikenal sebagai seorang penulis yang produktif.
Dan sebagian besar karyanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faizsyafa.wordpress.com&blog=2681956&post=136&subd=faizsyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dialah yang mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia secara lengkap untuk pertama kalinya.<br />
<span id="more-136"></span><br />
Dunia Islam memanggilnya dengan nama Ibnu Sina. Namun di kalang an orangorang Barat, ia dikenal dengan panggil an Avicenna. Ia merupakan seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter pada abad ke-10. Selain itu, Ia juga dikenal sebagai seorang penulis yang produktif.</p>
<p>Dan sebagian besar karyanya adalah tentang filsafat dan pengobatan. Bagi banyak orang, Ibnu Sina adalah Bapak Pengobatan Modern. Selain itu, masih banyak lagi sebutan lainnya yang ditujukan padanya, terutama berkaitan dengan karya-karyanya di bidang kedokteran. Karyanya yang sangat terkenal adalah Qanun fi Thib atau The Canon of Medicine yang merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad.</p>
<p><img src="http://www.republika.co.id/images/news/2009/06/20090608102020.jpg" alt="1" /></p>
<p>Ibnu Sina lahir pada tahun 370 H/ 980 M di Afsyanah, sebuah kota kecil di wilayah Uzbekistan saat ini. Ayahnya yang berasal dari Balkh Khorasan adalah seorang pegawai tinggi pada masa Dinasti Samaniah (204-395 H/819-1005 M).</p>
<p>Sejak kecil, Ibnu Sina sudah menunjukkan kepandaian yang luar biasa. Di usia 5 tahun, ia telah belajar menghafal Alquran. Selain menghafal Alquran, ia juga belajar mengenai ilmu-ilmu agama. Ilmu kedokteran baru ia pelajari pada usia 16 tahun. Tidak hanya belajar mengenai teori kedokteran, tetapi melalui pelayanan pada orang sakit dan melalui perhitungannya sendiri, ia juga menemukan metode-metode baru dari perawatan.</p>
<p>Profesinya di bidang kedokteran dimulai sejak umur 17 tahun. Kepopulerannya sebagai dokter bermula ketika ia berhasil menyembuhkan Nuh bin Mansur (976-997), salah seorang penguasa Dinasti Samaniah. Banyak tabib dan ahli yang hidup pada masa itu tidak berhasil menyembuhkan penyakit sang raja.</p>
<p>Sebagai penghargaan, sang raja meminta Ibnu Sina menetap di istana, paling tidak untuk sementara selama sang raja dalam proses penyembuhan. Tapi Ibnu Sina menolaknya dengan halus, sebagai gantinya ia hanya meminta izin untuk mengunjungi sebuah perpustakaan kerajaan yang kuno dan antik. Siapa sangka, dari sanalah ilmunya yang luas makin bertambah.</p>
<p>Ibnu Sina selain terkenal sebagai orang yang ahli dalam ilmu agama dan kedokteran, ia juga ahli dalam bidang matematika, logika, fisika, geometri, astronomi, metafisika dan filosofi. Pada usia 18 tahun, Ibnu Sina memperoleh predikat sebagai seorang fisikawan.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga mendalami masalah-masalah fikih dan menafsirkan ayat-ayat Alquran. Ia banyak menafsirkan ayat-ayat Alquran untuk mendukung pandangan-pandangan filsafatnya.</p>
<p>Ketika Ibnu Sina berusia 22 tahun, ayahnya meninggal. Setelah kematian ayahnya ia mulai berkelana, menyebarkan ilmu dan mencari ilmu yang baru. Tempat pertama yang menjadi tujuannya setelah hari duka itu adalah Jurjan, sebuah kota di Timur Tengah. Di sinilah ia bertemu dengan seorang sastrawan dan ulama besar Abu Raihan Al-Biruni. Ia kemudian berguru kepada Al-Biruni.</p>
<p>Setelah itu Ibnu Sina melanjutkan lagi perjalanannya untuk menuntut ilmu. Rayy dan Hamadan adalah kota selanjutnya, sebuah kota dimana karyanya yang spektakular Qanun fi Thib mulai ditulis. Di tempat ini pula Ibnu Sina banyak berjasa, terutama pada raja Hamadan. Seakan tak pernah lelah, ia melanjutkan lagi pengembaraannya, kali ini daerah Iran menjadi tujuannya. Di sepanjang jalan yang dilaluinya itu, banyak lahir karya-karya besar yang memberikan manfaat besar pada dunia ilmu kedokteran khususnya.</p>
<p>Tentu tak berlebihan bila Ibnu Sina mendapat julukan Bapak Kedokteran Dunia. Karena perkembangan dunia kedokteran awal tidak bisa terlepas dari nama besar Ibnu Sina. Ia juga banyak menyumbangkan karya-karya asli dalam dunia kedokteran. Dalam Qanun fi Thib misalnya, ia menulis ensiklopedia dengan jumlah jutaan item tentang pengobatan dan obat-obatan. Ia juga orang yang memperkenalkan penyembuhan secara sistematis, dan ini dijadikan rujukan selama tujuh abad lamanya.</p>
<p>Ibnu Sina pula yang mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia secara lengkap untuk pertama kalinya. Dan dari sana ia berkesimpulan bahwa, setiap bagian tubuh manusia, dari ujung rambut hingga ujung kaki kuku saling berhubungan.</p>
<p>Ia adalah orang yang pertama kali merumuskan, bahwa kesehatan fisik dan kesehatan jiwa berada kaitan dan saling mendukung. Lebih khusus lagi, ia mengenalkan dunia kedokteran pada ilmu yang sekarang diberi nama pathology dan farmasi, yang menjadi bagian penting dari ilmu kedokteran. Selain The Canon of Medicine, ada satu lagi kitab karya Ibnu Sina yang tak kalah dahsyatnya. Asy-Syifa, begitu judul kitab karya Ibnu Sina ini.</p>
<p>Sebuah kitab tentang cara-cara pengobatan sekaligus obatnya. Kitab ini di dunia ilmu kedokteran menjadi semacam ensiklopedia filosofi dunia kedokteran. Dalam bahasan latin, kitab ini di kenal dengan nama Sanati.</p>
<p>Ibnu Sina wafat pada tahun 428 H/1037 M di kota Hamdan, Iran. Beliau pergi setelah menyumbangkan banyak hal kepada khazanah keilmuan umat manusia. Hampir sebelas abad sudah Ibnu Sina meninggalkan kita, tapi ilmu dan karyanya sampai sekarang masih berguna.</p>
<p><strong>Mendapat banyak gelar </strong></p>
<p>Kebesaran nama Ibnu Sina terlihat dari beberapa gelar yang diberikan orang kepadanya. Di bidang filsafat ia mendapat gelar asy-Syaikh ar-Rais (Guru Para Raja). Dalam bidang filsafat, ia memiliki pemikiran keagamaan yang mendalam. Pemahamannya mempengaruhi pandangan filsafatnya.</p>
<p>Ketajaman pemikiran dan keda -laman keyakinan keagamaannya seca ra simultan mewarnai alam pikirannya. Ibnu Rusyd menyebutnya sebagai seorang yang agamis dalam berfilsafat. Sementara al-Gazali menjulukinya sebagai filsuf yang terlalu banyak berpikir.</p>
<p><img src="http://www.republika.co.id/images/news/new2009/Ibnu-Sina1.jpg" alt="ibnu sinna" /></p>
<p>Seperti pendahulunya, al-Farabi (870-950 M), Ibnu Sina mengakui bahwa alam diciptakan secara emanasi (memancar dari Tuhan). Tuhan menciptakan alam dalam arti memancarkannya. Ia juga mengemuka kan pemikiran filsafat tentang jiwa (annafs) dan kenabian. Ibnu Sina berpendapat bahwa nabi adalah manusia terunggul dan pilihan Tuhan. Filsuf hanya dapat menerima ilham, sedangkan nabi menerima wahyu. Oleh karena itu, ajaran nabi harus menjadi pedoman hidup manusia.</p>
<p>Di bidang kedokteran ia mendapat julukan Pangeran Para Dokter dan Raja Obat. Banyak para pembesar negeri pada masa itu yang mengundangnya untuk memberikan pengobatan. Para pembesar negeri tersebut di antaranya Rtau Sayyidah serta Sultan Majdud dari Rayy, Syamsu Dawla dari Hamadan, dan Alaud Dawla dari Isfahan. Karenanya dalam dunia Islam, ia dianggap sebagai puncah atau Bapak ilmu kedokteran.</p>
<p>Bukan hanya dalam filsafat dan kedokteran saja Ibnu Sina memberikan andil dan pemikirannya. Ia juga turut serta ambil bagian dan memberikan andil pada berbagai ilmu pengetahuan pada zamannya, di antaranya yang menonjol adalah ilmu astronomi. Ibnu Sina menambahkan dalam bukunya al-Magest (buku tentang astronomi) berbagai problem yang belum dibahas, mengajukan beberapa keberatan Euclides, meragukan pandangan Aristoteles tentang kesamaan bintang-bintang tak bergerak, kesamaan satuan jaraknya, dan sebagainya. Untuk itu di dalam buku Asy-Syifa, ia menguraikan bahwa bintang-bintang yang tak bergerak tidak berada pada satu globe.</p>
<p>Ibnu Sina juga banyak membuat rumusan-rumusan tentang pembentukan gunung-gunung, barang-barang tambang, di samping menghimpun berbagai analisis tentang fenomena atmosfer, seperti angin, awan, dan pelangi. Sementara orang yang sezaman dengannya tidak mampu menambahkan sesuatu ke dalam bidang penelitian mereka.</p>
<p><strong>Karya Sang Dokter</strong></p>
<p>Sepanjang hayatnya, Ibnu Sina banyak menu lis berbagai macam karya yang berkaitan dengan bidang yang ditekuninya. Jumlahnya mencapai 250 karya, baik dalam bentuk buku maupun risalah.</p>
<p><img src="http://www.republika.co.id/images/news/new2009/Ibn-Sina2.jpg" alt="karya ibnu sinna" /></p>
<p>Karya-karyanya itu antara lain :</p>
<p><strong>Qanun fi Thib</strong><br />
Kitab ini ditulis ketika ia menuntut ilmu di Rayy dan Hamadan. Qanun fi Thib yang dalam bahasa Inggris telah diterjemahkan dengan nama The Canon of Medicine, berisi tentang berbagai macam cara penyembuhan dan obat-obatan. Didalamnya tertulis jutaan item tentang pengobatan dan oabt-obatan. Karena itu, ada pula yang menamakan kitabnya ini sebagai Ensiklopedia Pengobatan.</p>
<p><strong>Al-Magest</strong></p>
<p>Buku ini berkaitan dengan bidang astronomi. Diantara isinya, bantahan terhadap pandangan Euclides, serta meragukan pandangan Aristoteles yang menyamakan bintang-bintang tak bergerak. Menurutnya, bintang-bintang yang tak bergerak tidak berada dalam satu globe.</p>
<p><strong>Asy-Syifa</strong></p>
<p>Dalam buku Asy-Syifa ini, Ibnu Sina juga menuliskan tentang masalah penyakit dan pengobatan sekaligus obat yang dibutuhkan berkaitan dengan penyakit bersangkutan. Sama seperti Qanun fi Thib, kitab Asy-Syifa ini juga dikenal dalam dunia kedokteran sebagai Ensiklopedia filosofi dunia kedokteran. Kitab ini terdiri dari 18 jilid.</p>
<p><strong>De Conglutineation Lagibum<br />
</strong></p>
<p>Kitab ini ditulis dalam bahasa latin, yang membahas tentang masalah penciptaan alam. Diantaranya tentang asal nama gunung. Menurutnya, kemungkinan gunung tercipta karena dua sebab. Pertama, menggelembungnya kulit luar bumi lantaran goncangan hebat gempa. Dan kedua, karena proses air yang mencari jalan untuk mengalir. Proses itu mengakibatkan munculnya lembah-lembah bersama dan melahirkan penggelembungan pada permukaan<br />
bumi.</p>
<p>sumber dari <a href="http://www.republika.co.id/berita/55064/Ibnu_Sina_Bapak_Kedokteran_Dunia">sini</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faizsyafa.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faizsyafa.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faizsyafa.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faizsyafa.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faizsyafa.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faizsyafa.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faizsyafa.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faizsyafa.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faizsyafa.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faizsyafa.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faizsyafa.wordpress.com&blog=2681956&post=136&subd=faizsyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizsyafa.wordpress.com/2009/06/14/ibnu-sina-bapak-kedokteran-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4eb875f5d9e9a09f561f6e4cc7136e3d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Faiz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.republika.co.id/images/news/2009/06/20090608102020.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.republika.co.id/images/news/new2009/Ibnu-Sina1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ibnu sinna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.republika.co.id/images/news/new2009/Ibn-Sina2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">karya ibnu sinna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Isi Ilmu Kebal, Banser Pasang Badan Hadapi FPI</title>
		<link>http://faizsyafa.wordpress.com/2008/06/04/isi-ilmu-kebal-banser-pasang-badan-hadapi-fpi/</link>
		<comments>http://faizsyafa.wordpress.com/2008/06/04/isi-ilmu-kebal-banser-pasang-badan-hadapi-fpi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 12:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faiz Izzur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita dan Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Banser]]></category>
		<category><![CDATA[FPI]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizsyafa.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Isu penyerangan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap tokoh NU membuat telinga Banser di Kabupaten Mojokerto panas. Mereka mulai menyiapkan ilmu kebal untuk menghadapi FPI.
Rabu sore tadi (4/6/2008), sedikitnya 12 anggota Banser baru saja mengisi ilmu kebal di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. Rencananya, ilmu kebal ini juga akan diberikan kepada 8.000 anggota [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faizsyafa.wordpress.com&blog=2681956&post=44&subd=faizsyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Isu penyerangan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap tokoh NU membuat telinga Banser di Kabupaten Mojokerto panas. Mereka mulai menyiapkan ilmu kebal untuk menghadapi FPI.<span id="more-44"></span></p>
<p>Rabu sore tadi (4/6/2008), sedikitnya 12 anggota Banser baru saja mengisi ilmu kebal di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. Rencananya, ilmu kebal ini juga akan diberikan kepada 8.000 anggota Banser lainnya yang tersebar di semua kecamatan.</p>
<p>Pengisian ilmu kekebalan tubuh bagi anggota Banser itu dilakukan di sebuah musala dan dipandu oleh H Muhammad Ilyas serta Mbah Suwarno.</p>
<p>Dua tokoh tersebut selama ini dikenal sangat ahli mengisi ilmu kekebalan bagi anggota Banser yang ada di Mojokerto.</p>
<p>&#8220;Islam memang tak mengajarkan kesombongan. Dan kita bukan mau mencari lawan. Tapi kalau ada lawan, pantang bagi kita untuk lari,&#8221; kata H Muhammad Ilyas didepan 12 Banser yang baru saja diisi ilmu.</p>
<p>Prosesi pengisian ilmu kebal diawali dengan wudlu dan dilanjutkan dengan menulis rajah di punggung masing-masing anggota Banser. Setelah diberi air putih serta beberapa bacaan doa, dalam sekejap anggota Banser sudah kebal tubuhnya.</p>
<p>Merekapun langsung menguji kesaktian ilmu ini. Beberapa jarum ditusuk-tusuk ditubuh mereka, dan sama sekali tak terdengar kesakitan dari anggota Banser itu. &#8221;Bukan hanya jarum saja yang kebal, pedangpun nantinya tak akan mempan dengan kulit mereka,&#8221; tegas Mbah Suwarno.</p>
<p>Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Heri Ermawan mengatakan, untuk sementara memang hanya 12 Banser yang dibekali ilmu kebal. Selanjutnya, langkah ini akan dilakukan kepada sekitar 8.000 anggota Banser lainnya.</p>
<p>&#8221;Untuk 12 Banser ini merupakan tahap awal. Selanjutnya, semua banser akan kita bekali ilmu serupa di masing-masing kecamatan secara bergilir,&#8221; terang Heri. </p>
<p>Menurut dia, langkah ini dilakukan hanya untuk antisipasi. Ia mengaku, jika semua Banser yang ada telah diisi ilmu kebal ini, pihaknya akan siap memberangkatkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.</p>
<p>&#8221;Tinggal nunggu intruksi saja jika semua sudah terisi. Kami akan bela mati-matian,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia mengelak jika dikatakan sombong menghadapi FPI. Menurutnya, langkah mengisi ilmu kebal ini hanya untuk mengingatkan kelompok pimpinan Habib Rizieq itu. &#8221;Kita hanya mengingatkan saja, dan untuk menegakkan kebenaran. Kalau mereka kembali seperti itu, kita siap meladeni,&#8221; tantangnya.</p>
<p>berita ini saya ambil dari <a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/06/04/1/115635/isi-ilmu-kebal-banser-pasang-badan-hadapi-fpi">sini</a></p>
<p><em>Pendapat saya tentang berita ini : untuk menghadapi FPI aja kok pke ilmu ??? tujuannya untuk apa??? untuk menang kah?? <strong>TANYA KENAPA???</strong></em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faizsyafa.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faizsyafa.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faizsyafa.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faizsyafa.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faizsyafa.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faizsyafa.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faizsyafa.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faizsyafa.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faizsyafa.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faizsyafa.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faizsyafa.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faizsyafa.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faizsyafa.wordpress.com&blog=2681956&post=44&subd=faizsyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizsyafa.wordpress.com/2008/06/04/isi-ilmu-kebal-banser-pasang-badan-hadapi-fpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4eb875f5d9e9a09f561f6e4cc7136e3d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Faiz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>