<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Inspirasi Q &#187; ajal</title>
	<atom:link href="http://faizsyafa.wordpress.com/tag/ajal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://faizsyafa.wordpress.com</link>
	<description>Berbagi ilmu itu indah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Jun 2009 19:05:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='faizsyafa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/a46d452a8f4742feb6a142a2a22e9726?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Inspirasi Q &#187; ajal</title>
		<link>http://faizsyafa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://faizsyafa.wordpress.com/osd.xml" title="Inspirasi Q" />
		<item>
		<title>Orang Beriman Tidak Mengalami Kiamat</title>
		<link>http://faizsyafa.wordpress.com/2008/06/20/orang-beriman-tidak-mengalami-kiamat/</link>
		<comments>http://faizsyafa.wordpress.com/2008/06/20/orang-beriman-tidak-mengalami-kiamat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 12:15:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faiz Izzur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia islam]]></category>
		<category><![CDATA[ajal]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[alqur'an]]></category>
		<category><![CDATA[angin sejuk]]></category>
		<category><![CDATA[ayat]]></category>
		<category><![CDATA[azab]]></category>
		<category><![CDATA[beriman]]></category>
		<category><![CDATA[biji]]></category>
		<category><![CDATA[biji dzaroh]]></category>
		<category><![CDATA[binatang liar]]></category>
		<category><![CDATA[bulu]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[dahsyat]]></category>
		<category><![CDATA[dihamburkan]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[hadits]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[jahat]]></category>
		<category><![CDATA[kaum]]></category>
		<category><![CDATA[kehancuran]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[lautan]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[nyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Orang]]></category>
		<category><![CDATA[pncak]]></category>
		<category><![CDATA[sangkakala]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[setan]]></category>
		<category><![CDATA[unta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizsyafa.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Kiamat merupakan hari yang sangat dahsyat di mana Allah subhaanahu wa ta’aala taqdirkan terjadinya kehancuran total seluruh alam atas kehendak-Nya sendiri. Allah subhaanahu wa ta’aala yang menciptakan segala sesuatu berhak dan tentunya Maha Kuasa untuk menghancurkan semuanya. 
Pada hari itu gunung-gunung akan diterbangkan seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faizsyafa.wordpress.com&blog=2681956&post=69&subd=faizsyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kiamat merupakan hari yang sangat dahsyat di mana Allah subhaanahu wa ta’aala taqdirkan terjadinya kehancuran total seluruh alam atas kehendak-Nya sendiri. Allah subhaanahu wa ta’aala yang menciptakan segala sesuatu berhak dan tentunya Maha Kuasa untuk menghancurkan semuanya. <span id="more-69"></span><br />
Pada hari itu gunung-gunung akan diterbangkan seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran. Bintang-bintang pada berjatuhan, unta-unta bunting ditinggalkan alias tidak diperdulikan, binatang-binatang liar dikumpulkan sedangkan lautan dipanaskan.</p>
<p>Sungguh, peristiwa berlangsungnya kiamat merupakan peristiwa yang sangat menakutkan dan menggoncangkan jiwa manusia. Bila kita cermati ayat-ayat Al-Qur’an yang menggambarkan peristiwa kiamat, maka kita akan segera melihat pemandangan yang sangat mengerikan. Kita tidak bisa bayangkan bagaimana manusia bisa selamat dari peristiwa tersebut. Dan memang, tidak ada yang bakal selamat dari kejadian kiamat. Hari tersebut merupakan puncak kehancuran alam raya dunia fana ini.</p>
<p>Berbagai kehancuran alam yang terjadi di masa lalu sepanjang sejarah manusia seringkali digambarkan Al-Qur’an sebagai bentuk azab Allah subhaanahu wa ta’aala kepada kaum-kaum terdahulu yang membangkang kepada para Nabi utusan Allah ’alaihimus-salaam. Oleh karenanya, peristiwa kiamat bisa dikatakan sebagai puncak azab bagi manusia yang tersisa di saat itu. Dan hal ini selaras dengan keterangan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam dalam haditsnya di mana dikatakan bahwa peristiwa kiamat hanya menimpa orang-orang yang jahat.</p>
<p>عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ إِلَّا عَلَى شِرَارِ النَّاسِ</p>
<p>“Kiamat tidak akan berlangsung kecuali menimpa atas orang-orang yang paling jahat.” (HR Muslim 5243)</p>
<p>Lalu di mana keberadaan orang-orang beriman alias kaum muslimin saat kiamat terjadi? Berdasarkan hadits-hadits shohih, Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam mengatakan bahwa sebelum kiamat terjadi saat tanda-tanda besar mulai bermunculan, maka begitu sudah dekat sekali menjelang terjadinya kiamat Allah subhaanahu wa ta’aala akan mendatangkan sebuah angin sejuk yang menyebabkan setiap orang beriman menemui ajalnya saat tersentuh angin tersebut. Sebab Allah subhaanahu wa ta’aala tidak akan mengizinkan kiamat terjadi ketika masih ada kaum beriman di muka bumi walau seorangpun.</p>
<p>قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ رِيحًا مِنْ الْيَمَنِ أَلْيَنَ مِنْ الْحَرِيرِ فَلَا تَدَعُ أَحَدًا فِي قَلْبِهِ قَالَ أَبُو عَلْقَمَةَ مِثْقَالُ حَبَّةٍ و قَالَ عَبْدُ الْعَزِيزِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ إِيمَانٍ إِلَّا قَبَضَتْهُ</p>
<p>”Sesungguhnya Allah subhaanahu wa ta’aala akan mengutus suatu angin yang lebih lembut dari sutera dari arah Yaman. Maka tidak seorangpun (karena angin tersebut) yang akan disisakan dari orang-orang yang masih ada iman walau seberat biji dzarrah kecuali akan dicabut ruhnya.” (HR Muslim 1098)</p>
<p>Setelah Allah subhaanahu wa ta’aala mencabut nyawa semua orang beriman, termasuk orang yang di dalam hatinya terdapat sedikit keimanan, Allah subhaanahu wa ta’aala mendatangkan kiamat sebagai balasan atas kekufuran dan kemusyrikan yang dilakukan manusia yang masih hidup di muka bumi. Demikianlah yang dijelaskan hadits Rasulullah Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam.</p>
<p>ثُمَّ يُرْسِلُ اللَّهُ رِيحًا بَارِدَةً مِنْ قِبَلِ الشَّأْمِ فَلَا يَبْقَى عَلَى وَجْهِ الْأَرْضِ أَحَدٌ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ أَوْ إِيمَانٍ إِلَّا قَبَضَتْهُ … فَيَبْقَى شِرَارُ النَّاسِ فِي خِفَّةِ الطَّيْرِ وَأَحْلَامِ السِّبَاعِ لَا يَعْرِفُونَ مَعْرُوفًا وَلَا يُنْكِرُونَ مُنْكَرًا فَيَتَمَثَّلُ لَهُمْ الشَّيْطَانُ فَيَقُولُ أَلَا تَسْتَجِيبُونَ فَيَقُولُونَ فَمَا تَأْمُرُنَا فَيَأْمُرُهُمْ بِعِبَادَةِ الْأَوْثَانِ وَهُمْ فِي ذَلِكَ دَارٌّ رِزْقُهُمْ حَسَنٌ عَيْشُهُمْ ثُمَّ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ</p>
<p>Rasulullah bersabda: “Kemudian Allah melepaskan angin dingin yang berhembus dari Syam. Maka tidak seorangpun dari manusia yang beriman kecuali dicabut nyawanya&#8230; sehingga yang tersisa hanya manusia jahat yang tidak memiliki keimanan. Mereka tidak mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk hingga syetan muncul dan berkata: ”Mengapa kalian tidak memenuhi seruanku saja?” Mereka menjawab: ”Apa yang kalian perintahkan pada kami?” Syetan memerintahkan kepada mereka untuk menyembah berhala. Maka merekapun mengikuti saran tersebut. Sedangkan mereka berada dalam kehidupan yang serba berkecukupan, kemudian ditiuplah sangkakala (hari kiamatpun datang).” (HR Muslim 14/175)<br />
Maka, saudaraku, marilah kita menjaga ni’mat yang paling istimewa ini, yakni ni’mat iman dan Islam di dalam dada kita hingga akhir hayat tiba. Marilah kita beristiqomah dalam iman dan Islam, sebab kita tidak tahu kapan persisnya Allah subhaanahu wa ta’aala datangkan angin yang akan mencabut nyawa setiap mu’min tersebut. Tapi suatu hal yang pasti, marilah kita berdoa semoga ketika Allah subhaanahu wa ta’aala taqdirkan angin itu berhembus kita tidak termasuk yang dibiarkan hidup sehingga harus mengalami hari dahsyat kiamat.</p>
<p>اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ</p>
<p>“Ya Allah, yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku dalam ketaatan kepadaMu.” (HR Muslim 13/119). </p>
<p>saya kutip artikel ini dari <a href="http://www.eramuslim.com/atk/mks/8615201921-orang-beriman-tidak-mengalami-kiamat.htm">sini</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faizsyafa.wordpress.com/69/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faizsyafa.wordpress.com/69/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faizsyafa.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faizsyafa.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faizsyafa.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faizsyafa.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faizsyafa.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faizsyafa.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faizsyafa.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faizsyafa.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faizsyafa.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faizsyafa.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faizsyafa.wordpress.com&blog=2681956&post=69&subd=faizsyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizsyafa.wordpress.com/2008/06/20/orang-beriman-tidak-mengalami-kiamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4eb875f5d9e9a09f561f6e4cc7136e3d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Faiz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manfaat Doa Sebelum Tidur (Renungan)</title>
		<link>http://faizsyafa.wordpress.com/2008/06/16/manfaat-doa-sebelum-tidur-renungan/</link>
		<comments>http://faizsyafa.wordpress.com/2008/06/16/manfaat-doa-sebelum-tidur-renungan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 12:32:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faiz Izzur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[tempat tidur]]></category>
		<category><![CDATA[kanan]]></category>
		<category><![CDATA[amalan]]></category>
		<category><![CDATA[ringan]]></category>
		<category><![CDATA[mati]]></category>
		<category><![CDATA[fitrah]]></category>
		<category><![CDATA[dilahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[ajaran]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[lahir]]></category>
		<category><![CDATA[beruntung]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[ajal]]></category>
		<category><![CDATA[suci]]></category>
		<category><![CDATA[dzalim]]></category>
		<category><![CDATA[jasad]]></category>
		<category><![CDATA[ruh]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizsyafa.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika sahabat Al-Bara’ bin ‘Azib –radhiyallahu ‘anhuma- berkata: “Bersabda kepadaku Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam:
َالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وَضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ وَقُلْ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَهْبَةً وَرَغْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faizsyafa.wordpress.com&blog=2681956&post=61&subd=faizsyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suatu ketika sahabat Al-Bara’ bin ‘Azib –radhiyallahu ‘anhuma- berkata: “Bersabda kepadaku Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam:<span id="more-61"></span></p>
<p>َالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وَضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ وَقُلْ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَهْبَةً وَرَغْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مُتَّ مُتَّ عَلَى الْفِطْرَةِ فَاجْعَلْهُنَّ آخِرَ مَا تَقُولُ فَقُلْتُ أَسْتَذْكِرُهُنَّ وَبِرَسُولِكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ<br />
قَالَ لَا وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ (البخاري)</p>
<p>“Apabila kamu mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhulah seperti kamu hendak melakukan sholat. Kemudian berbaringlah di atas bagian tubuh yang kanan. Lalu ucapkanlah: ”Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang dan takut. Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dariMu kecuali kepadaMu. Aku beriman kepada kitab yang telah Engkau turunkan, dan Nabi yang telah Engkau utus.” Apabila kamu meninggal dunia, maka kamu meninggal dalam keadaan fitrah. Dan jadikanlah ia ucapan terakhirmu.” (HR Bukhary 19/372)</p>
<p>Subhanallah&#8230; Ini merupakan suatu amalan yang sungguh ringan namun berbobot. Bayangkan, dengan membaca doa seperti di atas, maka seseorang jika dalam tidurnya menemui ajalnya ia akan dinilai Allah subhaanahu wa ta’aala sabagai mati dalam keadaan fitrah. Berarti ia mati dalam keadaan semua dosanya diampuni Allah sebagaimana keadaannya saat ia pertama kali dilahirkan oleh ibunya.</p>
<p>قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ (البخاري)</p>
<p>Bersabda Nabi shollallahu ’alaih wa sallam:”Tiap-tiap yang lahir dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orangtunyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR Bukhary 5/182)</p>
<p>Pertama, ajaran Islam tidak membenarkan konsep ”dosa warisan”. Islam memandang bahwa bayi yang baru lahir, siapapun dia, adalah lahir dalam keadaan fitrah, bersih, suci tanpa dosa apapun. Islam tidak mengakui istilah ”anak haram”. Kalaupun ada anak yang lahir dari perzinaan, maka yang haram atau dosa adalah perbuatan kedua orang yang telah berzina tersebut, bukan si bayi. Maka sungguh beruntunglah orang yang saat meninggal dinilai sebagai meninggal dalam keadaan fitrah, bersih, suci tanpa dosa. Berarti ia akan menerima ganjaran semata dari berbagai perbuatan baik yang telah dikerjakannya di dunia. Sedangkan ia tidak terlibat dalam dosa apapun yang menyebabkan dirinya patut menerima hukuman atau siksa di akhirat. Kecuali bila ia mempunyai kesalahan terhadap sesama hamba Allah atau manusia. Maka tentu ini tetap bakal diproses oleh Allah subhaanahu wa ta’aala. Dan tentunya, Allah tidak akan menzalimi siapapun.</p>
<p>Kedua, Islam memandang bahwa pada saat seseorang sedang tidur berarti ruhnya berpisah dari badannya. Maka saat ia bangun dari tidurnya berarti Allah berkenan mengembalikan ruh ke dalam jasad orang itu. Namun jika Allah berekehendak lain tentu Dia berhak menahan ruh orang itu untuk selamanya sehingga tidak kembali ke badannya. Dan inilah yang disebut dengan peristiwa kematian. Seorang mu’min yang mengerti dan meyakini konsep ini tentu tidak akan berangkat tidur begitu saja tanpa mempersiapkan kemungkinan dirinya tak bakal bangun lagi untuk selamanya, yakni meninggal dunia alias mati.</p>
<p>اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ (الزمر)</p>
<p>“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.”(AzZumar 42)</p>
<p>Maka ketika Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam memberitahu kita bagaimana cara terbaik mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan ajal menjemput saat sedang tidur, sudah sepatutnya kita patuh menjalankannya dengan penuh rasa syukur&#8230;. Alhamdulillah.- sumber <a href="http://eramuslim.com">eramuslim</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faizsyafa.wordpress.com/61/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faizsyafa.wordpress.com/61/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faizsyafa.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faizsyafa.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faizsyafa.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faizsyafa.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faizsyafa.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faizsyafa.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faizsyafa.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faizsyafa.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faizsyafa.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faizsyafa.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faizsyafa.wordpress.com&blog=2681956&post=61&subd=faizsyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizsyafa.wordpress.com/2008/06/16/manfaat-doa-sebelum-tidur-renungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4eb875f5d9e9a09f561f6e4cc7136e3d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Faiz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>